Duhai angin, kabar apa yang kau bawa
Bulu kudukku bergidik, merinding cemas penuh kekhawatiran
Kau bawa surat cinta bertuliskan kebahagiaan
Aku tertegun dalam kebekuan hati
Bagaimana aku bisa berlari dengannya
Sedang kakiku sudah bersepatu baru
Meski sepatuku biasa saja
Tak semahal yang terpajang di etalase kemewahan
Tahukah kau angin yang membelaiku?
Aku semakin jatuh dalam kebingungan dan kenestapaan
kemana aku harus berlari dari semua kenyataan pahit ini...
Minggu, 10 Agustus 2014
LINGGARJATI, BERKESAN DI HATI
( Sebuah catatan silam yang belum sempat di post-kan. Tulisan ini dibuat pada bulan Juli 2013. Memang tulisannya terkesan kaku, tapi tak menjadikan masalah buatku yang selalu ingin menulis. allahumma Yassir Wa Laa Tu'assir. Amiin.)
Sebagaimana
rutinitas tahunan di Pondokku, ponpes At-Thahiriyyah yang berada di Kaloran-Serang-Banten, yaitu mengadakan acara rihlah
dan ziarah akbar. Maka periode kepengurusan tahu inipun mengagendakan rihlah
dan ziarah ke Makam Sunan Gunung Jati di Cirebon. Agenda yang telah dirancang
sejak 6 bulan sebelum pelaksanaan itupun bisa terlaksana pada tanggal 25 Mei 2013.
Sebelum
pemberangkatan, terlebih dahulu Kami dikumpulkan di Majelis untuk melakukan
do’a bersama dipimpin oleh salah satu Ustadz. Selesai acara doa bersama,
Kamipun segera menaiki bis yang telah disediakn oleh panitia. Semuanya
berjumlah 3 bis, dan bis yang Saya tumpangi yaitu bis 2. Dengan membaca Bismillah
Bis SM Prima itupun membawa Kami ke tempat tujuan.
Kedatangan
yang dijadwalkan tak sesuai rencana. Pasalnya dari jam 21.00. kami baru tiba
disana jam 12 siang, dikarenakan terjebak kemacetan jalur Pantura.
Setibanya
disana, kamipun langsung berziarah ke makam Sunan Gunung jati. Kulihat makam
ini dipadati banyak peziarah dari berbagai daerah. Memasuki area pemakaman ini,
banyak dijumpai took-toko yang menjajakan makanan, aneka perlengkapan ibadah,
mulai dari baju koko, kopiah, tasbih,
Ataupun peralatan
ibadah lainnya.menambah semarak, juga banyak took yang menjajakan barang-barang
khas Cirebon, seperti kain batik, aneka kaos, dan yang lainnya.
Memasuki area ziarah,
kami melewati gerbang atau gapura utama. Disini banyak berjejeran para
peminta sedekah untuk meminta sumbangan. Selepas gapura utama, kami langsung
menuju ke Pintu Pasujudan. Dimana di tempat inilah peziarah biasa selalu sesak dan ramai.
Setelah berziarah,
kamipun melanjutkan perjalanan ke Taman Linggarjati,salah satu objek wisata
alam di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Aktivitas yang dapat dilakukan di Taman
rekreasi ini, seperti renang,dan yang lainnya.
Saking asyiknya, hari
sorepun tak terasa telah datang. Kamipun diinstruksikan untuk segera
bersiap-siap pulang. Ada sedikit rasa kecewa karena waktunya sangat singkat
sekali yaitu hanya setengah hari. Walaupun singkat, tapi kegiatan rihlah ini
sangat berkesan dan menambah pengalaman santriwan-santriwati At-Thahiriyyah.
Buspun melaju dan kami
kembali di pindok sekitar jam 03.00 dini hari. Perjalanan yang cukup
melelahkan.
Wherever and whenever the best moment is photoooooooooooo-photoooooooooo alias jepretaaaaaannn:)
Wherever and whenever the best moment is photoooooooooooo-photoooooooooo alias jepretaaaaaannn:)
Langganan:
Komentar
(
Atom
)








